( U/ Semua Agama ) Apakah Pornografi Selalu Buruk…….?

Pornografi selalu menjadi momok dan tabu untuk dibicarakan karena dianggap sebagai dosa, khususnya dikalangan umat beragama. Tidak saleh rasanya kalau pornografi itu (baik berupa bacaan, gambar/foto, maupun film) ikut melengkapi kehidupan bagi orang yang beragama.
Saya tinggal di luar indonesia, di negara yang masih mengizinkan pornografi secara terbatas (hanya khusus bagi yg telah berusia 18 tahun) untuk mengaksesnya. Di sini, orang-orang yang telah berusia 18 tahun ke atas dapat membeli barang-barang pornografi di toko “SEX SHOP” bahkan mini market secara bebas. Baju-baju “YOU CAN SEE” dan “ROK MINI” yg dikenakan kaum hawa bisa dengan mudah di lihat di jalan-jalan. Namun, justru di negara ini tindak pemerkorsaan sangat jarang terjadi. Tidak seperti di negara-negara yg melarang pornografi tapi justru tindak pemekorsaan sering terdengar.
Nah, yang saya ingin tanyakan adalah :
1# Apakah pornografi identik dengan ketidaksalehan dan buruk di mata anda (khususnya bagi yang beragama) ? Mungkin di lengkapi dengan ayat-ayat dari kitab suci masing2x.
2# Bila anda beragama dan telah berusia 18 tahun keatas, Apakah anda sama sekali tidak tertarik dengan barang-barang pornografi khususnya film dan foto yang bisa diakses di internet dengan mudah ? Jika pernah, merasa berdosakah anda atau anda mengangap itu sebagai hal yang normal (mis: anda berpikiran yang penting tidak berzinah secara kelamin dengan kelamin) ?
3# Barang-barang pornografi, misalnya vibrator amat membantu para suami (khususnya pelaut) untuk tetap setia dengan istri mereka sehingga tidak mencari “lawan main” selama terpisah jauh, demikian juga sebaliknya. Juga film atau gambar porno amat membantu orang-orang yg sudah menikah lama untuk tetap “bergairah” dalam berhubungan intim. Menurut anda yang beragama saleh, salahkah perbuatan mereka itu ?
Terimakasih atas opini anda, saya berharap apa yg anda kemukakan tidak dengan asal menjawab, tapi dengan keinginan untuk berbagi pengetahuan.
Salam dari jauh untuk Anda semua…….(^_*)

Related posts:

  1. (semua Agama) : Teman Yang Perlu Bantuan…? Bisa bantu? Aku ada temen perempuan. DIa jadi korban perkosaan...
  2. Pertanyaan Yg Nggak Logis: Agama Sering Di Tanya Waktu Lowongan Kerja Interview? di negara negara maju kayak Amerika, Australia, Uni Eropa, Singapura,...
  3. Apakah Ada Layanan Bank Akses “online Approvement” Untuk Pengambilan Uang Oleh Orang Berbeda ? Bismillaah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim Jika Ada pada Bank atau Layanan Finansil...
  4. Benarkah Bisnis Online Bisa Nenjanjikan Penghasilan Yang Banyak..? Menurut pengalaman saya….bisnis online bisa menghasilkan uang uang banyak,tapi..! (dengan...
  5. Apakah Orang Indinesia Yang Tidak Memenuhi Dokumen Konjen Bisa Mendapatkan Visa Untuk Kejepang? misalnya,..orang yang hanya sebagai karyawan kantor atau pegawai kantor,bisakah untuk...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,



Search :


22 Responses to “( U/ Semua Agama ) Apakah Pornografi Selalu Buruk…….?”

  1. Bang Kus says:

    pornografi bisa diperlukan untuk menghindari perzinahan, umpama “swalayan” sendiri sambil nonton bokep, kan masih mening daripada “jajan” di luar. selain lebih murah juga ga kena penyakit kelamin, iya toh mas ? Ga ada yang dirugikan.
    Asal jangan berlebihan nanti bisa keropos tuh tulang……tul ga ?

  2. Anonymous says:

    Namanya juga porno yg pasti konotasinya udah jelek, tdk ada agama yg menghalalkan mempertotonkan keindahan tubuh untuk dinikmati oleh orang lain
    1. Kalau anda seorang cowok tdk mau donk keindahan tubuh pasangan anda bisa ditonton oleh orang banyak dgn hayalan masing-masing
    2.Kalau anda seorang cewek mana mau sih atlisnya badan pasangan anda dgn otot2 yg kekar dilihat2 dgn penuh gairah oleh perempuan lain apaladi ada yg coba-coba yg menyentuhnya. Stop dan stop.
    Tapi kalau pendidikan sexs itu perlu utk yg telah dewasa sebelum membina suatu keluarga.
    Anak2 remaja juga perlu pendidikan sex tetapi dalam koridor dampak/akibat jika terjadi pergaulan bebas yg menderita banyak pasti yg wanitanya dan ancaman hukuman agaman yg berat serta masyarakat akan tentu akan menghina secara moral

  3. Askman M says:

    PORNOGRAFI akan membangunkan kuasa atau kekuatan dibahagian yang berada dibawah pada tubuh badan Manusia , maka dengan itu , ia dianggap sebagai suatu perkara yang buruk bagi keagungan Manusia secara dasarnya. Manakala , kepada apa sahaja perkara yang memberi kebaikan kepada Kepala Otak atau Akal Manusia , maka , ianya akan dianggap sebagai sesuatu yang memberi kemuliaan kepada Manusia secara am nya.

  4. HOUW LIONG T says:

    Dalam Alkitab tidak tertulis secara explisit masalah pornografi.
    Umat Kristen meletakanya dalam kerangka:
    1. Apakah memuliakan Tuhan ?
    2. Pengendalian diri.
    3. Umat Kristen harus mendahulukan kegiatan yang menumbuhkan imanya.
    Sebenarnya di bawah hukum Kasih Karunia, umat diberi kebebasan yang bertanggung jawab, seperti tertulis dalam Korintus.
    1Ko 10:23 “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.

  5. Zahrotu- says:

    jawaban:
    1. tentu saja apalagi pornografi itu ditunjukan kepada bukan muhrim, berikut ayat yang saya ketahui
    Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. (Al-Araaf, Ayat; 25 Juz 7)
    Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (An-Nuur, Ayat; 31 Juz 24)
    (dan masih banyak lagi aturan mengenakan pakaian dan perhiasan untuk kaum hawa dilihat dari ayat dan hadits itu sendri)
    2. Sejauh ini saya tidak tertarik
    3. untuk persoalan no 3 ini, saya tidak tau pasti hukumnya. tp menurut saya, ada cara lain secara islami dalam menjaga syahwat.
    dan masalah “sosial sex” itu tergantung dari SDM nya masing, sejauh mana mereka bisa mengamalkan ajaran2 agamanya secara baik.
    yang penting itu pemahaman….
    terima kasih, smg bermanfaat. jika ada yang tidak berkenan maka ta ada gading yang ta retak, mohon maaf.

  6. erwin says:

    (Untuk yang kristiani atau yang menyakini Alkitab sebagai firman dari Allah)
    Matius 5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. (Apakah ada orang yang memandang gambar2 pornografi yang tidak menginginkan untuk menikmatinya? atau apakah ada yang tidak terangsang oleh karenanya? Nah, kalau kita terpengaruh, bagaimana menurut saudara tentang ayat ini?)
    Kolose 3:5. Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, (Apakah kalau kita melihat atau menghayalkannya, kita mengikuti nasihat yang diberikan oleh ayat ini untuk mematikan hawa nafsu? Bukankah sebenarnya kita bahkan sedang mengembangkan hawa nafsu? Semua jenis kegiatan ini disamakan seperti penyembahan berhala modern, bukan? jadi apakah kita mau digolongkan sebagai penyembah berhala?)
    Efesus 5:3. Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.
    5:4 Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono–karena hal-hal ini tidak pantas–tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.
    5:5 Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
    (Kalau kata2 cabul saja tidak layak untuk diucapkan, apakah kita malah memasukkan hal2 cabul dalam hati kita dengan hal2 pornografi? Dan seperti yang dikatakan dalam kolose, mengembangkan percabulan dalam hati sama dengan penyembahan berhala, di efesus ini dikatakan apakah seorang penyembah berhala mendapat bagian didalam kerajaan Allah?)
    Filipi 4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Apakah bila kita membaca, melihat atau menghayalkan hal2 pornografi kita sedang memikirkan segala sesuatu yang membina yang membangun?)
    Semoga ini dapat menjadi suatu bahan renungan ya.

  7. andreyev says:

    1. ya, menurut saya setiap pornografi dengan bentuk apapun, dan dengan alasan apapun adalah buruk. ayatnya kurang lebih berisi perintah untuk menjauhi zina. pornografi adalah salah satu bentuk zina.
    2. dalam hal ini, maka nafsu seksual adalah fitrah manusia, maka sulit untuk mengatakan bahwa manusia tidak tertarik dengan hal yang berbau seksual, termasuk pornografi di dalamnya.
    3. mengenai hal ini, sayangnya agama saya mempunyai jalan lain selain vibrator, yaitu dengan berpuasa. agama saya juga mengatakan bahwa gambar porno juga bukan solusi dalam menghadapi masalah rumah tangga. setiap bentuk pornografi adalah tidak dibenarkan, kecuali dengan pasangan yang sah. begitulah kira-kira.
    add:
    untuk masalah poligami, alasan seperti point 3 itu tidak cukup kuat. yang jelas, harus ada persetujuan istri pertama, dan paling sering terjadi, alasannya adalah bila istri pertama tidak dapat memberikan keturunan, dan rela bila suami mendapatkan keturunan dari istri yang lain, tanpa harus memecah rumah tangga (cerai).

  8. Miss F says:

    kl menurut saya, pornografi itu lbh banyak memberi dampak negatif drpda positif..namanya aja dah porno..:)
    coba jwb pertanyaan balik: apa dampak postif dari pornografi? kl jwbn nya adl uraian no 3 , saya rasa masih masuk akal..tp itu kan juga utk kalangan “terbatas”, yaitu yg sudah menikah…
    sedangkan bagi kalangan anak2 remaja, dan belum menikah, , apa sisi positifnya utk mengakses pornografi?
    kl saya, sering mendapat foto, atau sesekali “film pendek” amatiran pas kasus angg DPR dari teman sekantor..
    sy rasa tidak ada sisi positifnya …
    memang semua tergantung pd manusianya
    tp saya rasa utk anak2 , remaja yg jiwanya masih labil, sangat dibutuhkan arahan dan perhatian org tua
    hal2 pornografi ini hanya akan mengarahkan pikiran penonton nya ke arah negatif..kl sudah begitu, bisa dibayangkan dampaknya kan..
    kl utk pendidikan seks, labih baik diberikan buku2 edukasi ttg organ reproduksi manusia , bukan vcd porno..dengan mendengarnya saja sdh menimbulkan persepsi yg beda.

  9. reymond says:

    1#
    masih banyak pertentangan tentang batasan-batasan pornografi, jadi saya belum bisa memberikan jawaban yang pasti karena terlalu banyak persepsi, namun kita tetap harus menerapkan apa yang dikatakan Firman Tuhan dalam…
    1 Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
    2#saya sih tidak tertarik, karena pada akhirnya saya juga bisa menikmatinya dengan istri saya(sekarang saya masih pacaran), jadi gak perlu lihat-lihat punya orang…
    3#perbuatan mereka salah, pasangan setia itu karena kasih bukan karena sex, sex itu kan bukan tujuan utama kita menikah…
    kalau masalah gairah kan bisa dipecahkan dengan variasi hubungan dan merubah paradigma dari “sex adalah untuk memuskan saya” menjadi “sex adalah untuk kepuasan bersama”

  10. salman_8 says:

    Bicara tentang porn dikaitkan dengan agama jelas sudah bahwa semua agama pasti melarang.
    Sudah beberapa rekan YA yang mengulas di atas.
    Sepengetahuan saya jika mata melihat seseorang dan kemudian berkhayal bahwa kita melakukan hubungan seksual dengannya, itu sudah zinah. Belum melakukan baru memikirkan saja sudah berzinah. Lebih baik matamu dicungkil agar bisa masuk surga daripada matamu lengkap masuk neraka. (Mungkin ini adalah arti kiasan bahwa berzinah akan membawa kita pada kesengsaraan lahir dan batin).
    Di lain pihak, sifat manusia yang serba ingin tahu (ingat kisah Adam dan Hawa) ternyata menjerumuskan mereka dalam dosa.
    Akhirnya kembali pada pribadi masing-masing, semua manusia sudah punya “rem”, tinggal remnya masih bagus atau sudah blong (atau memang sengaja dibuat blong?)

  11. Logic_L says:

    1. Ya yang namanya pornografi itu identik dengan ketidaksalehan dan buruk. Bila berhubungan dengan nafsu duniawi adalah buruk.
    2. Yah jujur saja saya tertarik juga, dan biasanya saat keadaan tertentu memang ingin membuka situs2 tersebut, dan tetap memang masih merasa berdosa. Sebab saya masih belum bisa mengendalikan hawa nafsu.
    3. Menurut saya salah, karena itupun tentunya dilandasai hawa nafsu juga. Kalau memang dilandasi cinta bukan “hubungan intim” yang diutamakan, kalau memang sudah tidak memungkinkan banyak kegiatan lain yang bisa dilakukan.

  12. Anonymous says:

    Klo tujuannya utk “yang seperti anda sebut diatas” saya menilai “gak ada salahnya”.Akan tetapi utk “mudah diakses” anak2 Indonesia yang “mudah terangsang” baik yang usia 18 tahun keatas apalagi yang belon 18 tahun ……… akan berdampak sangat buruk. Paling tidak wajah mereka yg dulunya mulus bisa berubah bagai wajah rembulan yang penuh denbgan tonjolan dan ceruk akibat “bisul nafsu”.
    Belum lagi ekses “pengen nyoba”, trus nyari “sasaran pelampiasan” dst dst. Klo diluar negri jarang perkosaan apakah bukan karena “udah banyak yang udah di diperkosa
    dengan baik2 oleh pacarnya kali????”
    Inget nonton barang gituan bikin “memori ingin yang kayak ditonton”, akibatnya kurang puas dgn barang suami ato dompet istri. Klo dah gini kan malah “mendongkrak keinginan selingkuh”???
    Daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah.

  13. getdesk says:

    porno tidak buruk bila:
    1. tidak dijual belikan/dipertontonkan di muka umum entah apapun medianya (media elekronik, media massa)
    2. tidak dijadikan komoditi, produk
    3. tidak dilegalkan untuk umum
    4. untuk pendidikan seks (secara tertutup dan khusus)
    5. metoda pembelajaran (pendidikan) (secara tertutup dan khusus)
    6. hanya di praktekan oleh pasangan tetap (suami & istri)
    (memangnya dapat keturunan dari mana kalau tidak melakukan hal-hal “Porno”)

  14. Mirza tobat,gak jadi bunuh diri says:

    1.yap,itu tandanya dia mengingkari apa yang dikehendaki Allah(Islam)………bukti ayat2nya?saya bukan ahli kitab
    2.saya 17 tahun,yap,saya merasa berdosa
    3.no komeng

  15. david star (is fading out) says:

    kuncinya ada di “kesadaran moral dlm sex yg beranggung jawab”
    budaya dan tatanan kehidupan masyarakat kita jauh2 hari sudah menganggap pengetahuan sex adalah tabu.
    maka masyarakat tidak punya kesadaran moral (self cencorship) dan pengetahuan utk bisa membedakan mana kebutuhan biologis yg bertanggung jawab dan mana yg eksplorasi nafsu sex yg liar.
    kitab suci telah diterjemahkan bahwa: sex adalah tabu dan memvonis kegiatan sex sbg melanggar perintah tuhan. maka produknya kemunafikan yang begitu ganas hingga perlu dibuat undang2 yg tidak masuk akal dan sulit di implementasikan.
    kalau masyarakat bisa saling menghargai satu sama lain, maka segala konflik pasti gampang selesai.
    i’m not a sexless humanoid. roarr!

  16. Anonymous says:

    menurut saya pornografi itu memang tabu dan tidak pantas untuk di pertontonkan secara umum. dan kalao semua berpikiran seperti anda apakah akan berjalan seperti yang anda ceritakan. pornografi hanya akan meracuni dan mencuci otak menjadi berpikiran yang ngeres/ kotor, untuk masalah sexologi atau hubungan intim sudah ada aturannnya dalam agama. jadi ga perlu barang2 seperti itu. untuk umat islam bisa buka di Al-Qur’an surat An-nisa.
    untk muslim itu memang seboah cobaan dan godaan. jadi barang siapa bia menjaga lisan tangan dan kemaluannya maka ia akan selamt dunia akhiratnya.

  17. baligeeg says:

    Ayat-ayat dalam kitab suci juga banyak menyebut ttg BAGIAN tubuh dan HUBUNGAN pria wanita secara “Vulgar” tapi jauh dari definisi pornigrafi.
    Ukuran Moral TIDAK hanya tingkat pemerkosaan, sek bebas dan indikasi moral lain-nya saya yakin juga SANGAT merosot di negara tersebut.
    Kalau kita telah mempelajar-i INDIKATOR tersebut, maka kita akan tahu betul yang dimaksud dengan kemerosotan moral.
    Semoga kita terlindungi dari hal tersebut.

  18. Sukmayad says:

    iya dong….he he

  19. abuTiara says:

    Q:Namun, justru di negara ini tindak pemerkorsaan sangat jarang terjadi. Tidak seperti di negara-negara yg melarang pornografi tapi justru tindak pemekorsaan sering terdengar.
    A: disebut pemerkosaan karena siwanita tidak bersedia dizinahi, tidak bisa disebut pemerkosaan kalau dilakukan suka sama suka. mungkin disana sex bebas sudah sangat 10x bebas jadi wajar lah jika tidak ada yang melapor diperkosa wong sama2 ingin berzina ;-)
    thx

  20. akseldan says:

    1. dalam islam menutup aurat adalah wajib. jadi kita bisa mengambil kesimpulan untuk yang mempertontonkan aurat, apalagi lebih dari hal tersebut.
    2. dalam islam menonton film / foto2 pornografi haram hukumnya karena lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya
    3. Dalam islam dengan cara apapun seseorang melakukan itu sama dengan zina akan tetapi kwalitasnya berbeda beda, banyak cara yang dapat membuat seseorang bisa menahan gejolak nafsu yang ada (seperti berzikir, puasa, atau yang banyak dinyanyikan “tombo ati ono 5 perkarane: ” dll )
    Meditasipun bisa mengendalikan gejolak nafsu yang timbul
    kita coba lihat ke belakang masa masa tahun 70 an dimana teknologi informasi dan komunikasi belum secanggih sekarang ( anda bisa melihat beda kwalitas generasi mudanya dibandingkan masa sekarang)
    anda pilih mana kondisi yang bebas dari seseorang yang sudah berusia 18 th untuk mengakses pornografi dan melakukan sex bebas
    atau melarang pengaksesan pornografi dan melarang melakukan sex bebas
    semua pilihan membawa konskwensi
    dan suaru negara dan masyarakat berhak memilih dan menerima kanskwensinya
    salam damai

  21. iansori says:

    Pornografi yang mengumbar nafsu sahwat dengan tidak melalui pernikahan yang sah adalah buruk dalam Islam. Islam menghendaki agar nafsu syahwat disalurkan dengan benar kepada lawan jenis yang telah diikat dengan tali pernikahan. Ini semua untuk kemuliaan manusia itu sendiri, agar manusia dapat bertanggung jawab secara ilahiah terhadap diri dan keturunannya.
    Pornografi mendorong kepada praktek perzinahan, yaitu hubungan kelamin dengan tidak melalui ikatan pernikahan yang sah menurut agama, karena perzinahan atau hubungan seks bebas akan merusak sendi-sendi kemulian manusia. Bagaimanapun manusia memerlukan ketenangan dan ketentraman dalam kehidupan berumah tangga, yang hanya dapat dicapai bila diikat dengan tali pernikahan yang sah menurut agama dan negara, sebagai pengikat kesediaan hidup bersama dalam rangka beribadah kepada Tuhan-Nya. Sebab dalam Islam, semua perbuatan termasuk hidup berumah tangga adalah dalam rangka pengabdian dan beribadah kepada-Nya.
    Allah berfirman dalam Al-Isro’: 32: ” Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”.
    Perbuatan memperturutkan hawa nafsu jahat seperti berzina, mabuk2an, berjud dsb. adalah perbuatan setan. Allah memerintahkan kita untuk menjauhi perbuatan setan sebagaimana firman Allah dalam An-Nur:21:
    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
    Dalam Surah An-Nur 230:31:
    30 Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.
    31 Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
    Lelaki baik jodohnya adalah wanita baik. Lelaki pezina jodohnya adalah perempuan yang suka berzina:Dalam An-Nur: 2-3 Allah berfirman:
    “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.
    ” Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mu’min”

  22. aAjim BonG says:

    Soal porno2 itu menurut sy, tergantung SDM di negara masing2, mungkin di negara yg kamu tempati skr, masyarakatnya banyak yg intelek, tidak sembarangan dlm mengambil keputusan apalagi tindakan…
    sedangkan yg terjadi di Indonesia, masih banyak manusia yg kurang moralnya, dewasanya, intelektualnya…..
    masyarakat disini pun terlalu gampang diprofokasi, terpengaruh, tanpa harus ada bukti yg konkrit….
    jd kayaknya memang u/ penanganan porno di Indo ini tak semudah diluar negri….
    mungkin ini akibat penjajahan n pembodohan Indonesia selama 3 1/2 abad…
    banyak yg mutu pendidikannya masih terbelakang…
    sekian n terima kasih..
    salam damai

Leave a Reply

Recent Posts:

Kipas Motherboard Tiba2 Bersuara Keras Dan Kinerja Komputer Sangat Lambat?
Ada Yang Tahu Situs2 Internet Yang Menyediakan Download Gratis Games Buat Hp Nokia 6600?
Komputer Server Apa Yang Baik ?
Ada Yang Tau Nggak Cara Download Lagu Dari Internet Yang Gratis ?
Cari Distributor Komputer. Aku Mau Buka Toko Komputer.?

Related results on ( U/ Semua Agama ) Apakah Pornografi Selalu Buruk…….?

  1. Di samping analisis secara agama, bahasan juga dilakukan dari segi Undang undang pernikahan dan undang undang perlindungan anak. Ini semua menjadi bekal untuk setiap pasangan yang akan menikah, agar mereka lebih tahu hak dan kewajiban masing masing. ... Paparan ini tidak berarti bahwa terapi formil itu buruk atau kurang berguna, namun kita bisa lebih banyak membantu orang, jika kita piawai melakukan suatu "terapi" tanpa yang bersangkutan merasa diterapi. Semua dilakukan ...

  1. ( U/ Semua Agama ) Apakah Pornografi Selalu Buruk??.? Pornografi selalu menjadi momok dan tabu untuk dibicarakan karena dianggap... Ada Yang Tahu Dimana Bisa Dapat Lowongan Kerja Part Time,usia Saya 17 Tahun.. Mohon Bantuan Nya Ya. ...

  1. Saya yakin semua agama tidak ada yang menganjurkan untuk melakukan hal yang positif dengan menghalalkan segala cara. Kesuksesan adalah dimana kita menyadari kekurangan diri kita dan mengoreksinya agar suatu ketika bila kita menghadapi ...